Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, mengungkapkan pernah mendapat
perlakukan buruk dari rekan-rekannya saat masih bermain di tim akademi
Real Madrid.
Sebelum melakoni debut profesional bersama Atletico, Saul rupanya
pernah memperkuat tim akademi Madrid. Bukannya menyesal, dia justru
bersyukur lantaran pengalaman buruk kala itu membuatnya kini menjadi
pemain yang dewasa
.
"Aku tidak terluka dengan apa yang terjadi (di tim akademi Madrid)
karena itu pengalaman bagus yang membuatku belajar tentang banyak hal.
Aku menjadi pribadi yang sangat dewasa," kata Saul,
"Banyak hal terjadi di luar lapangan. Dari sisi olahraga berjalan
dengan baik, tetapi beberapa hal terjadi yang seharusnya tidak dilakukan
oleh bocah 11 atau 12 tahun," bebernya.
"Sepatu dan makananku dicuri. Aku dihukum untuk sesuatu yang tidak
kulakukan dan aku tidak boleh datang ke pusat latihan di Valdebebas
selama dua minggu," jelas Saul.
"Seseorang menulis surat, menandatanganinya dengan namaku dan
mengirimnya kepada pelatih. Aku mengatakan bahwa surat itu bukan dariku
karena aku tidak punya alasan untuk melakukannya," tandas gelandang
berusia 21 tahun itu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar